Kalibrr Mudahkan Para Pencari Kerja dengan Teknologi AI

JAKARTA – Di era teknologi sekarang ini, perekrutan pekerja pun telah merambah ke ranah digital. Banyak beberapa platform yang menyediakan layanan untuk para jobseeker menemukan lowongan pekerjaan yang pas, begitu juga dengan perusahaan.

Menurut Managing Director Kalibrr Indonesia, Sanuk Tandon sistem perekrutan semacam ini mampu memberikan efisiensi waktu yang lebih cepat dan minim biaya.

BERITA TERKAIT +

Kalibrr sendiri merupakan salah satu platform lowongan kerja yang baru berdiri 2 tahun di Indonesia. Bahkan, Sabuk mengatakan jika proses perekrutan dalam platformnya hanya sekira 2-3 hari.

“Saya bandingkan dengan yang tidak pakai sistem, bagi perusahaan yang menerima ratusan ribu pelamar tapi kalau rekruitmennya itu hanya empat orang kan agak susah. Dengan Kalibrr yang kita punya itu application proses, selain upload CV juga jobseeker menjawab pertanyaan esai dan pilihan ganda dan serta ada voice recording,” kata dia saat wawancara eksklusif di Wework Revenue Tower, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

 

Lebih lanjut dia mengatakan jika efisiensi ini menurutnya karena teknologi yang diterapkan oleh Kalibrr yakni matching learning dengan algoritma atau AI. Dalam hal ini platform mampu terus-menerus merekomendasikan kandidat terbaik kepada perusahaan dari database yang aktif dan jobseeker mendapatkan rekomendasi pekerjaan yang tepat.

Baca juga: Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro Diperkuat Kirin 980, Berapa Harganya?

Selain itu ada beberapa juga sistem yang digunakan untuk membantu para perekrut yakni Aplicant Tracking System (ATS) yang memungkinkan mesin menangani kebutuhan perekrutan, di mana perekrut mampu menyaring aplikasi secara otomatis berdasarkan kriteria.

 

Baca juga: Menilik Faktor Penyebab YouTube Down, dari Maintenance hingga Serangan DDoS

Kemudian Employer Branding yang merupakan proses mengartikulasikan alasan unik mengapa kandidat harus memilih untuk bergabung dan bekerja.

(ahl)