Dongkrak Investasi Sektor Kelautan dan Perikanan, KKP Ikut Pameran TEI

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Rifky Efendi Hardijanto (kanan) di pameran TEI 2018. Foto: Dokumen Istimewa.

Jakarta: Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 jadi ajang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendongkrak investasi di sektor kelautan dan perikanan. Pihak swasta dinilai perlu terlibat untuk meningkatkan produktifitas sektor kelautan dan perikanan.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Rifky Efendi Hardijanto mengakui pameran TEI sangat dibutuhkan untuk mengenalkan produk kelautan dan perikanan nasional pada investor, baik dalam maupun luar negeri. 

“Kami (KKP) terus menerus mengenalkan produk perikanan nasional pada investor, baik investor asing maupun lokal, salah satunya ikut serta dan andil dalam pameran. Salah satu event pameran yang kami ikut adalah Trade Expo Indonesia (TEI) 2018,” ujar Rifky dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Menurut Rifky, TEI merupakan pameran produk ekspor Indonesia bertaraf internasional dengan fokus business to business yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Tahun ini, TEI melibatkan KKP dan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu).

Event TEI tahun ini merupakan bentuk sinergi KKP, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Luar Negeri. Pada ajang ini, kami menyediakan produk-produk yang akan ditawarkan, dan Kemlu membawa buyer dari luar negeri yang berpotensi membangun kerja sama,” tambahnya.

Selain itu, sambung dia, TEI juga merupakan ajang bagi Indonesia untuk memperluas pasar produk kelautan dan perikanan. “Lewat event ini kami membangun awareness dan lebih mengenalkan kualitas produk-produk kelautan dan perikanan Indonesia kepada dunia internasional,” pungkas Rifky

Dalam pameran TEI 2018, KKP memamerkan produk-produk unggulan di sektor perikanan. Ada juga produk-produk kelautan seperti mutiara.

Pameran TEI tahun ini merupakan perhelatan ke-33. Tei 2018 diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang pada 24-28 Oktober 2018.

(HUS)