Indonesia Pimpin Upaya Penanggulangan Zoonosis Global

Jakarta: Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Global Health Security Agenda (GHSA) Ministerial Meeting, 5-8 November 2018, di Nusa Dua, Bali. Pertemuan itu membahas pencegahan dan penanggulangan penyebaran penyakit zoonosis secara global.

Kongres tersebut diikuti 15 negara yang tergabung dalam Zoonotic Diseases Action Package (ZDAP). Seluruh peserta menyepakati beberapa rencana aksi, di antaranya melanjutkan penanganan penyakit, pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, serta komitmen jangka panjang penanganan tanggap darurat zoonosis. 

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sigit Priohutomo mengatakan, sudah banyak upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam menanggulangi ancaman kesehatan global, khususnya zoonosis. Salah satunya dengan menginisiasi kerja sama lintas sektor. 

“Tiga kunci keberhasilan pengurangan risiko pandemi adalah koordinasi, advokasi, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan,” kata Sigit dalam keterangan tertulis, Senin, 5 November 2018.

Sigit menambahkan, kerja sama lintas sektor juga diwujudkan melalui kerjasama program Emerging-Pandemic Threats (EPT-2) dengan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID). Kerjasama itu turut melibatkan Kementerian Pertanian; Kementerian Kesehatan; Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah daerah, serta organisasi internasional seperti WHO dan FAO.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan, telah ada sistem kewaspadaan dini dan respons yang terintegrasi mengatasi ancaman pandemi pada manusia. Hal itu dapat dibuktikan melalui menurunnya angka kasus pada flu burung pada manusia.

“Sejalan dengan menurunnya kasus pada hewan melalui kerja sama antara petugas lapangan dari sektor kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan,” kata Anung.

Ditambahkan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita, upaya pengendalian zoonosis merupakan prioritas utama dalam kesehatan hewan. Sebab, dapat meminimalisir ancaman pada kesehatan masyarakat dan meningkatkan ekonomi industri peternakan.  

“Untuk itu, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya kesehatan hewan dalam deteksi, pencegahan, dan respons terhadap penyakit hewan, terutama zoonosis,” ujar I Ketut Diamirta.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Amerika Serikat Mark McGovern mengapresiasi peran aktif Indonesia telah berhasil mengembangkan integrasi dan koordinasi lintas sektoral untuk mendeteksi, mencegah dan menanggulangi ancaman pandemi. Ia mengingatkan, diperlukan komitmen lebih lanjut guna memastikan sistem yang telah ada terus berjalan dengan baik 

“Untuk memastikan sistem yang telah dikembangkan tersebut berfungsi dengan baik, penting untuk mengenali peran dari setiap kementerian dan lembaga terkait, dan mendukung mereka dalam menjalankan tugas penting untuk mendukung keamanan kesehatan global ini,” kata McGovern.

(ROS)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.